Jang Jae Yeol

0 komentar

He's so cool, as writer. I dont know why, but I want his cool life :D
Its about Jang Jae Yeol, my favorite character there.

Want to see the drama? It's cool, check It's Okay That's Love

Berhenti Sekolah

0 komentar

Mulai SMA ini, gue eneg sama sekolah. Wakakak. Kebanyakan tugas, bukannya bikin tenang, bikin pusing kepala. Mbok ya di sekolah itu diajarin yoga kek, meditasi kek, biar banyak energi positif yang muncul. Banyak diskusi kek, dan di sekolah nggak mulu-mulu teriak-teriak kayak tukang bakso. Bah, pokoknya banyak hal memuakkan di sekolah. Satu-dua orang yang gue suka, tapi jarang liat nggak pernah bicara. Om Firman jarang kesini, P. Mas'ud nggak diajar lagi ~keleus Tapi, gue lagi masa-masa curhat ke Bapak Masud (selaaamaaat pak, anda terpilih menjadi orang yang saya curhati diantara ribuan lainnya) Nah, apalagi, sekarang haduh, nambah parah, sumpah gue benci! Mending masa MTs gue, meskipun gue nakal, tapi gue punya temen-temen yang kalem, adem, tentrem, seneng ngliatnya, kagak suka teriak-teriak, cantik lagi. -___- 
Gue pengen deh ikut Paket C, biar tahun depan lulus, dan gue bisa cepet kuliah. Entahlah, bahkan sampek gue kelas 2 ini, mana masa-masa bahagianya SMA?
Ya emang, gue seneng dapet pencerahan dari orang-orang, tapi disekolahnya kayak di tungku panas. Lebih kejam dari di hutan. 
Kejar Paket C tahun depan? Gue kayak anak akselerassiiiiii !!!!!!!!!!! Waaaaa. Pengen!
Andaikan gue bisa lebih berani, tinggal dua langkah lagi. Walaupun gue tahu dan paham, saat lulus SMA penderitaan gue belum selesai. Dan dunia ini akan tetap kejam. Tapi setidaknya, di dunia perkuliahan kita bebas jadi individu masing-masing --V
Kejar Paket C tahun depan? Akan gue pikirkan.
DU2 udah banyak yang berprestasi, hahaha. Nggak ada gue pun nggak apa-apa kan? xD

Budaya Yang Menyebalkan (Bagi Gue)

0 komentar

Eits, percaya ya, Indonesia memang negara yang kaya akan budayanya dan sangat menjunjung tinggi prinsip kekeluargaan. Dan satu yang sangat menyebalkan, dengan kedok kerja sama, satu tugas yang ngerjain satu yang ngopi sekelas. WTH! Emang babu elu! Dan bukannya gue sombong ya, tapi menurut gue nggak keren ya kalau harus PLAGIAT jawaban orang. Tahu kan PLAGIAT? Sama persis tanpa ada usaha buat merubahnya. Intinya MENTAL PLAGIAT banget, NGGAK KREATIF ! You know? Gue bukannya apa-apa ya. Gue fine2 aja kalau kalian mau nyontek kek, buka buku kek, apa peduli gue. TAPI, PLEASE ! KALIAN MENGGANGGU WILAYAH KEKUASAAN GUE dengan tingkah kalian yang sok kekeluargaan itu padahal menurut gue LICIK !
Oke, jadi gue paham apa persamaannya bijaksana sama licik. WTF
Dan, its okay. Gue remidi sendirian dengan segala kepolosan gue, melawan kalian orang-orang licik yang sudah punya jawaban. Hahaha, Tapi, gue nggak kalah ! Inget ! Gue nggak kalah ! Justru gue merasa menang dengan segala prinsip yang gue punya.
Dan apa kata kalian tentang gue? I dont care. Mau bilang gue pelit kek, apa kek, nggak peduli, nggak merakyat. Terserah! Toh dengan kalian bilang gitu, nggak mengubah prinsip dan karakter gue, yang emang diciptakan untuk melawan ketidak adilan di Dunia ini.
Dan jangan salahin gue kalau gue nggak percaya kalian bye ~ bahkan pada yang selama ini gue sebut2 malaikat gue.
Tapi, gue sadar, gue emang was born different. Titik.

Bipolar Disorder? or INFP ? or only Depression?

0 komentar

Hal ini muncul secara tak sengaja. Kemarin ketika di rumah, tiba-tiba suasana berubah. Sebelum ke rumah, hati bahagia. Saat di rumah, entah karena apa, mood rasanya jelek sekali. Tapi, terkadang membaik juga. Sebselum itu, sudah berkali-kali suasana hati berubah-ubah. Semua ketidak stabilan itu gue rasa udah dari dulu, entahlah. Dan gua pikir mulai parah saat SMA. Too much thing that make me depression?
Rasanya hati ini tercabik-cabik, entah karena apa. Tersayat sedikit bahkan tersenggol sedikit sudah berserakan rasanya.
INFP ? Ya, INFP sangat bahaya pada emosinya. Tapi, entahlah, atau jangan-jangan gue juga mengidap bipolar. Bipolar Depression.
Atau hanya depresi,
Tapi gue sering banget kayak gini. Gue merasa gue udah gila. Gue, gue.......................................
Entahlah
Gue selalu pengen nangis.

ID Card Hijau 20th

0 komentar

Kali ini tentang salah satu atribut yang unik di sekolah gue. Yap, sekolah DU 2 ini punya yang namanya ID Card yang wajib dipakai setiap hari sebagai tanda pengenal. Nah, jadi ID Card nya ini dikalungin gitu, jadi kayak ala-ala panitia gitu, hahaha. Dan di DU 2 ini ada 3 warna kalung ID Card yaitu biru, merah, hijau. Maka dari itu muncul sebutan angkatan biru, angkatan merah, dan angkatan hijau. Jadi, setiap angkatan itu berbeda warna ID Cardnya. Dan gue, tanpa gue tahu, ternyata ditakdirkan menjadi angkatan hijau. Saat gue kelas X kemaren, yang kelas XII sebagai angkatan 18, memakai ID Card Biru. Lalu, yang kelas XI sebagai angkatan 19 memakai ID Card merah. Dan angkatan gue, sebagai generasi ke 20 beruntung memakai ID Card Hijauu ! Walaupun, jujur. Menurut gue ID Card yang paling cocok dipakai itu yang warna biru, hehehe. Tapi, its okay. Gue seneng kok bisa dapet ID Card hijau, yang merupakan identitas pondok *wakakakk* Nah, lha yang adek kelas gue sekarang, yang kelas X, dia kembali memakai ID Card biru, walaupun belum makai sih sampe sekarang. Gue juga lupa kapan waktu kelas X dapatnya. Nah, ada suatu tragedi, dimana gantungan  di kalung ID Card gue tiba-tiba patah sehingga ID Card gue terlepas dari kalungnya. Padahal saat itu lagi penting banget, mau ikut seleksi AFS di Tebu Ireng. Dengan tergesa-gesa gue langsung ke kopsis buat beli kalung lagi, dan alamaak ! Kalungnya enggak ada tulisannya, alias polos-los-los. Nggak kece banget, keluar sekolah dengan kalung ID Card gak jelas. Akhirnya tetap gue beli kalungnya seharga 10.000 mamen -__- Lalu, gue copot gantungannya yang buat nyantelin ID Card (Beda model sama kalung gue yang lama) kayak yang buat gantungan kunci itu lhooo. Nah lalu itunya gue lepas, gue pasang di kalung lama, lalu ID Card gue akhirnya bisa tergantung sempurna. Huft, leegaaaa rasanya. Ya begitulah tragedi patahnya kalung ID Card. Dan sekarang, ID Card gue punya teman (eh dari dulu sih) yaitu Mike dr MU yang tergantung sempurna di kalung gue menemani ID Card. Sama-sama warna hijaunya !! Walaupun banyak yang bilang mata satu, mana gue peduli. Mike punya kenangan tersendiri di batin gue, hehehe. Oiya, dan dibelakang ID Card gue ada tempelan huruf V warna hitam, buatan dari kelas X. Oiya, konten yang ada di ID Card gue itu, yang sisi depan yang bisa dilihat langsung itu ada logo, nama lembaga, foto sama nama. Yang bagian belakang ada biodata sekalian tanggal berlakunya. Hmmm, oiya ID Cardnya itu berwana biru semua, jadi cuma tempat ID Card dan kalungnya yang beda warna. Karena, sekolah gue identitasnya warna biru. :v
Jadi ya gitu deh, ID Card di sekolah gue, bahkan adanya kalung ID Card itu katanya menyimbolkan cinta angkatan, jadi kalau nggak make itu, dibilang nggak cinta angkatan. Itu sih cuma kata orang :v