Sama Tak Beda tapi Tak Sama

Hehehe, sama tak beda tapi tak sama, alias sama tapi tak sama (?) . Yap! Ini adalah urusan biologis manusia. Siapapun manusia itu tentulah sama. Mau apapun predikat dan pangkat mereka, tentu untuk urusan biologis tetap sama saja seluruh manusia. Tubuhnya sama, yang menyusun sama, darahnya warnanya sama kan? Kalau tidur sama kan? Sama-sama meremnya xD Nah, so, jangan mengira misalnya jika seorang Kyai, atau apalah, sudah tidak bisa maksiat. Itu mah kagak bener-kata master gue lho! Atau jika sudah Ilmuwan maka tak suka makan atau tidak tidur, itu mah nonsense! Mereka pasti juga tetap lapar, tetap haus, capek, ngantuk. Lihat, bahkan Rasulullah saja tetap seperti kita kan? Beliau juga makan, minum, menikah, kelelahan, sakit, dan lain-lain. Nah, kata master gue tadi malam, jadi kalaupu  sudah Kyai atau apalah juga masih memiliki nafsu. Nah, jadi? Jadi, yang membedakan antar manusia hanyalah imannya. Seberapa kuat iman seseorang. Apapun predikat manusia, iman tetaplah bisa tergoyahkan. Jadi, sebisa mungkin kita harus berusaha kuat untuk mempertahankan iman dan terus menambahnya. Iman lah yang mempertahankan kita dari segala arus dunia yang mengerikan. Apalagi zaman sekarang, apalagi untuk anak muda, godaannya buaaanyak bangetsss pake pol . Sulit untuk benar-benar menjaga diri, jadi hanyalah iman yaitu dzikrullah lah yang menjadi benteng ! Kita sama dengan manusia yang lain atau pemuda lain, dan imanlah yang membedakan kita, yang membedakan perbuatan kita. Jadilah beda! Beda yang membanggakan ! Kuat iman itu beda! Beda yang hebat ^^ Anak muda yang beriman kuat itu beda! Beda yang kece badai :v

0 komentar: (+add yours?)

Post a Comment