Yang Tak Terulang Sempurna



“Tidak ada hal yang bisa terulang persis tanpa cacat” begitu kata Om Firman. Tidak ada hati yang kembali utuh seperti sebelum retak, bisa sembuh, tapi tak bisa kembali utuh sempurna. Jikalau ingin mengulang masa lalu, akan ada banyak hal yang berubah. Jikalau ingin kembali, selalu ada yang tertinggal. Entah kenapa, mengapa tak ada hal yang bisa terulang secara sempurna. Pernah hati sangat bahagia, saat ingin mengulanginya, rasanya kebahagiaan itu berkurang sesenti. Memang hanya Dia lah yang Maha Sempurna. Namun, tetaplah ada rasa ingin mengulang masa lalu yang membekas, yang selalu ingin merasakannya lagi dan lagi. Namun, toh kalaupun diulang lagi tak akan sama, karena memang waktunya sudah tak sama, bisa jadi orangnya sudah tak sama. Masa lalu memang masa lalu yang tak terulang. Masa lalu memang dibelakang yang tak bisa ditarik ke depan. Jadi, yang bisa dilakukan hanya mengingatnya. Yang kita lakukan sekarang berjalan di waktu ini, dan menatap masa depan, dan akan terus begitu. Karena, waktu tak pernah berhenti. Hah, entahlah. Biarlah yang bahagia itu menjadi kenangan. Akan ada kebahagiaan baru, dalam bentuk baru. Semoga. Jika sudah berlalu dan tak dapat diulangi, bisa berbuat apa?

0 komentar: (+add yours?)

Post a Comment