Sebenarnya hal ini beda tipis. Tugas yang diberikan guru, kalian kerjakan karena? Tidak usah bertanya kenapa jika tidak dikerjakan. Pasti satu, malas, dua malas, tiga malas, empat lupa. Hahaha. Dan pertanyaannya adalah jika mengerjakan, kenapa dikerjakan? Sebenarnya ini konyol, tapi seru juga membahasnya. Jadi, ini berawal dari sejak negara api menyerang eh berawal ketika mendapat tugas ditulis tangan, dan itu banyak banget. Kenapa pada ribet semua? Terutama cewek. Sepenuh hati nulisnya sampai gue pengen muntah bosen gue nungguin. Takut salah lah, everything. Tapi kehati-hatiannya alay. Alasannya nanti nilainya dikurangi. Yaudah deh, gue manut. Atau emang gue yang nggak suka kerapian *hah? Hahaha. Walaupun emang gue akui, iya. Aku bukan orang yang cukup sabar dan tlaten untuk berlama-lama rapi. Tulisan gue aja kayak cakar ayam. Tapi, sebenarnya tulisan bagus itu menyenangkan guru lhoh! Mempermudah guru untuk mengoreksi, dan bisa jadi nilai kalian emang lebih bagus kalau tulisan kalian bagus dan jelas. Jadi, emang lebih baik menulislah dengan rapi. Ini saran, dan emang dalam suatu kitab, memang dianjurkan untuk menulis ilmu dengan rapi. Agar saat tua kita nggak menyesal kenapa tulisan kita dulu jelek sampai nggak bisa kebaca. Oke, sekilas info singkatnya tentang pentingnya tulisan rapi dan jelas.
Twitter
Facebook
Flickr
RSS
0 komentar: (+add yours?)
Post a Comment